Mohon maaf yaa.....
Selamat Hari Raya Idul Fitri,......
Mohon Maaf Lahir Bathin,




































Selamat Hari Raya Idul Fitri,......
Mohon Maaf Lahir Bathin,




































Astagfirulloh Robbal Baroya
Astagfirulloh minal hotoya ……2x
Robbi Zidni Ilmannafi’a wawa fiqli amalan makbulan
Wawa habli rizqon wasyi’a
Watub alayya taubatan nasyuha ….2x
Hidup di dunia sebentar saja sekedar mampir sekejap mata
Jangan terpesona jangan terpedaya akhirat nanti tempat pulang kita
Akhirat nanti tempat sebenarnya
Barang siapa Alloh tujuannya niscaya dunia akan melayaninya
Namun siapa dunia tujuannya niscaya kan lelah dan pasti sengsara
Diperbudak dunia sampai akhir masa…2x
Astagfirulloh Robbal Baroya
Astagfirulloh minal hotoya ……2x
Alloh melihat Alloh mendengar segala sikap dan kata kita
Tiada yang luput satu pun jua
Alloh takkan lupa selama-lamanya ….2x
Wahai sahabat lekaslah taoubat karena azal kian mendekat
Takutlah siksa yang menghancurkan
azab zahannam sepanjang zaman ….2x
Astagfirulloh Robbal Baroya
Astagfirulloh minal hotoya ……2x
Ingatlah maut pasti menjemput putuskan nikmat dan cita-cita
Tak dapat dicegah tak dapat dihindar
Bila waktu hidup berakhir sudah ….2x
Tubuh pun kaku terbungkus kafan tiada guna harta pangkat jabatan
Tinggallah tangis dan penyesalan
Menanti peradilan yang menentukan….2x
Astagfirulloh Robbal Baroya
Astagfirulloh minal hotoya ……2x
Protect a person u gave me..
Keep them safe..
Remind them of ur great love,
and bless them..
especially my dearest friends
who had giving all a messages...
amin ya Rabb..
"Ismukum manqusyun fi qalbi..
Wa du'a i yahfadzukum rabbi.."
Setelah banyak bereksperimen dengan banyak halaman blog, aku memuturkan untuk tetap memakai blog ini. Meskipun kurang maksimal namun bagi aku cukup untuk mengawali sebuah perwujudan ekspresi yang mungkin bagi sebagian orang kurang menarik, namun inilah aku.
Dalam setiap pemikiranku aku masih mencoba untuk menstrukturkan sehingga tidak hanya kumengerti namun juga dapat dipaham oleh siapa pun yang membaca isi dari tulisan-tulisan yang aku anggap sebagai bagian dari ceceran otak. Kuanggap sebagai ceceran otak karene sudah tidak muat lagi dalam otakku ini sehingga perlu wadah yang lebih besar lagi.
Terima kasih kepada semua yang dapat memahami aku apa adanya.